Apa itu Kecerdasan Intrapersonal dan Cirinya pada Anak

  • Whatsapp

Apa itu Kecerdasan Intrapersonal dan Cirinya pada Anak

Kecerdasan intrapersonal merupakan kemampuan memahami diri sendiri.

Muat Lebih

Kemampuan ini meliputi:

• Kemampuan mengetahui kelebihan serta kekurangan diri.

• Peka dan mempunyai kesadaran atas suasana hati yang tengah dialaminya.

• Punya kemampuan untuk menentukan kehendak atau target perilaku yang ingin dicapainya.

• Mempunyai motivasi, keinginan, disiplin diri, dan juga mampu menghargai dirinya sendiri.

Mengapa kecerdasan intrapersonal perlu ditumbuhkan? Kecerdasan intrapersonal memiliki korelasi positif dengan regulasi emosi dan kematangan seseorang. Apa pun profesi yang kelak dipilih buah hati, kemampuannya meregulasi emosi, berani menonjolkan kelebihan namun tak sungkan mengakui kekurangannya, akan membuatnya lebih berhasil dalam menjalani kariernya kelak. Nah, Papa Mama, jangan lupa menyiapkan si kecil, ya. Berikut beberapa penjelasan menarik terkait kecerdasan intrapersonal ini

MUDAH TANTRUM AKIBAT TAK DISTIMULASI

Ada anak yang kecerdasan intrapersonalnya menonjol, ada yang tidak. Tapi setiap anak bisa distimulasi agar kecerdasan intrapersonalnya (lebih) terasah. Bagaimana kalau kecerdasan intrapersonal tak pernah dilatih? Yang muncul adalah anak yang mudah tantrum. Ia pun rendah diri karena sulit beradaptasi dengan orang/ lingkungan baru. Anak juga tidak mengetahui kelebihan dan kekurangan dirinya, motivasinya rendah, sikapnya juga cenderung negatif. Mereka umumnya juga memiliki disiplin diri rendah, tidak menghargai dirinya sendiri, dan bergantung dengan orang lain. Tanpa kecerdasan intrapersonal yan baik, anak akan sulit melewati tahaptahap psikososialnya. Ia kesulitan menjalin relasi, pribadinya cenderung negatif, pesimis, sehingga bisa merugikan dirinya sendiri.

Baca Juga  Tahapan Mpasi Menurut WHO

Ciri Anak dengan Kecerdasan Intrapersonal

Nah, kalau Mama Papa penasaran apakah si kecil memiliki kecerdasan intrapersonal atau belum, deteksinya bisa dilihat dari usia prasekolah.

Ciri-cirinya sebagai berikut:

• Percaya diri saat mengungkapkan sesuatu. Si kecil sering berkata, “Aku bisa membaca”, “Aku bisa melakukannya”, “Aku anak rajin”, dan sebagainya.

• Berdaya juang tinggi. Ia tak mau menyerah ketika menginginkan sesuatu. Bukan ngotot, tapi berusaha dan menunjukkan tekad besar dan jarang merengekrengek untuk dibantu dalam melakukan sesuatu.

• Need of achievement (hasrat berprestasinya tinggi). Tidak sungkan mengacungkan tangan saat guru di kelas mengajukan pertanyaan. Ia juga berani menunjukan performance di hadapan orang banyak, mau mengikuti berbagai macam perlombaan, mau mencoba hal-hal yang dianggap baru dan menantang.

• Mandiri. Tak segan-segan menunjukan eksistensi diri. Kemandirian yang dimiliki akan membuat anak cerdas intrapersonal mampu beradaptasi dengan lingkungan baru dengan cepat dan tidak merasa canggung. Kala diajak berkenalan, ia bersedia mengulurkan tangan, tanpa harus bersembunyi di balik tubuh orangtuanya.

• Mempunyai regulasi emosi positif. Mampu menahan diri saat marah dan mengungkapkan kemarahannya dengan baik. Contoh, kemarahannya tidak diungkapkan dengan tantrum melainkan lewat kata-kata sehingga kita mengerti apa yang dimauinya

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *